logo
Welcome
image

Entrepreneur Nasional Indonesia (ENI)

Everyone Can Be Entrepreneur

KONSULTAN PANGAN
MULTI PAYMENT
AIR MILAGROS
INGIN PUNYA ANAK?
AGEN ASURANSI
VISITOR

Flag Counter

Waspadai Gejala-Gejala Diabetes

Tak banyak orang tahu bagaimana mendiagnosa apakah kadar gula dalam darah mereka tinggi atau melebihi ambang normal yang dibutuhkan tubuh kecuali mereka melakukan pemeriksaan lebih lanjut secara medis. Tak banyak pula yang paham kapan tepatnya gejala-gejala diabetes melitus datang memasuki tubuh yang sehat, lalu menyelinap tak kentara sampai akhirnya merusak organ penderita.

Memang benar, pada fase awal perkembangannya banyak penderita diabetes yang tak merasakan hal aneh terjadi dalam tubuh mereka. Alarm tubuh mereka tak berbunyi seperti saat virus flu menyerang atau tubuh terinfeksi benda asing. Lalu, patutkah kita pasrah dengan ketidaktahuan ini? Tentu itu bukan jawaban terbaik.

Ada tiga hal yang harus gencar diinformasikan pada masyarakat luas berkaitan dengan gejala-gejala diabetes. Bahkan lebih dari tiga gejala diabetes yang patut diwaspadai.

Sebelum kita membahas terlalu jauh, kita bahas dulu tiga gejala-gejala diabetes pada tahap awal. Ini penting untuk Anda ketahui sebelum dokter memvonis tanpa basa-basi gula darah Anda tinggi dan fungsi insulin terganggu.

Gejala-Gejala Diabetes Tahap Awal

Poliuri-Penderita sering buang air kecil, terutama pada malam hari, dan dengan volume yang banyak. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah tidak bisa ditoleransi oleh ginjal, dan agar urin yang dikeluarkan tak terlalu pekat, ginjal harus menarik sejumlah banyak air dari dalam tubuh.

Polidipsi-Kondisi ini terjadi karena saat tubuh Anda menarik sejumlah besar cairan, tak bisa dihindari tubuh Anda akan terus merasa haus. Anda akan merasa ingin minum dan minum terus.

Polifagi-Ini kondisi dimana Anda sering merasa lemas. Mengapa lemas? Insulin Anda bermasalah sehingga sel tubuh Anda tak bisa menyerap gula dengan baik. Mau tidak mau tubuh Anda kekurangan energi, dan saat hal ini terjadi otak akan merespon Anda kurang makan.

Tak heran jika penderita diabetes terus merasa lapar dan selalu ingin makan. Setelah gejala-gejala diabetes tahap awal ini terdeteksi, mau tak mau penderita harus merencanakan diet karbohidrat dan berolahraga secara teratur. Tak ada cara lain yang bisa menghindarkan Anda dari kondisi yang lebih kronis.

Gejala-Gejala Diabetes Tahap Lanjut (Akut)

Nah, jika saat ini Anda merasa tiga gejala tersebut sudah Anda alami, ini artinya Anda berada dalam diabetes zona akut. Dalam kondisi ini, penderita biasanya sering mengalami kesemutan, kulit terasa tebal, panas dan tertusuk jarum, mudah mengantuk dan lelah, kram, serta gairah seksual menurun drastis.

Jika penderita adalah ibu hamil, tak jarang terjadi keguguran atau janin mati dalam kandungan, atau jikapun bayi dilahirkan selamat, berat badannya akan melebihi empat kilogram.

Saat Anda sudah paham betul dan sudah merasasakan gejala-gejala seperti tersebut si atas pada kondisi tubuh Anda, kini saatnya mencari pengobatan yang tepat. Benar, dokter adalah orang pertama yang bisa membantu Anda. Kunjungi dan periksakan diri Anda pada dakter.

Mengetahui gejala-gejala diabetes sangat penting, agar kita bisa mendeteksi sedari dini apakah penyakit ini sudah ada dalam tubuh kita atau tidak. Jika kita mengetahuinya lebih awal, tentu tak perlu ada kekhawatiran akan terjadinya diabetes melitus kronis, tak peduli apakah kita mengidap diabetes tipe satu ataupun dua. Anda setuju?

Lalu bagaimana solusinya bagi Anda yang sudah terkena gejala dabetes? karena hal yang paling harus dijauhi dan menjadi musuh pada penderita diabetes adalah rasa Manis atau Gula.  Sebetulnya bagi kita yang belum menderita penyakit ‘mengerikan’ tersebutpun adalah hal yang sangat penting untuk diwaspadai, agar terhindar dari 146 masalah kesehatan yang ditimbulkan gula, seperti kata pepatah “Lebih baik menjaga daripada mengobati”. Tapi… rasa manis itu sangat menyenangkan di lidah, apalagi saat menikmati makanan dan minuman yang menggoyang lidah… hmmmm… Mereka dan kita perlu solusi, bagaimanakah mendapatkan RASA MANIS LEZAT TANPA GULA !?

Solusinya adalah…
“HINDARI GULA, TAPI JANGAN HINDARI MANIS”
Dan kami punya solusinya…

RICH SUGAR SWEETER, pemanis yang diekstrak dari tebu hitam dengan teknologi Nano, sehingga didapati pH 5,5 menekan terbentuknya “Karbon Negatif” sebagai unsur penyebab masalah kesehatan. Lebih dari itu, teknologi nano memungkinkan rasa manis 1 tetes Rich Sweeter dipersamakan dengan 4 sendok teh gula. Silahkan detail tentang Rich Sugar Sweeter KLIK DISINI !

Copyright 2017 Teh Eni All Rights Reserved